Jun
29
2010
Psikologi Remaja: Naksir, Suka, Simpati, atau Cinta?
Author: ugung
Jun
29
2010

May
28
2010

Apr
19
2010

Sebagai mana keimanan dan suasana hati, motivasi bisa naik bisa turun. Misalnya, kalau mendengar suara adzan di tengah kesibukan pekerjaan (yang bisa ditinggalkan), kemudian kita segera mendatangi adzan, atau minimal menjawab adzan tersebut kemudian mensegerakan diri untuk sholat, maka keimanan kita sedang dalam level atas. Namun bila mendengar suara adzan dan kita mengabaikan untuk terus bekerja, atau malah memilih untuk tidur dulu, baru menunda sholat di waktu sempat, maka keimanan kita sedang dalam level agak bawah, apalagi kemudian mengabaikan dan meninggalkan sholat, itu level terbawah.
Nah, demikian juga motivasi, bisa naik dan turun tergantung dari motif (kata dasar motivasi) yang kita miliki dan kondisi yang mengiringi. Motivasi dan motif ada yang berasal dari internal dan ada yang berasal dari eksternal. Untuk kita bisa mempertahankan motivasi tetap tinggi, bahkan meningkat ada beberapa tips yang saya bagikan:
Satu. Mempertahankan Motivasi Internal
Dua. Mempertahankan Motivasi Eksternal
- Ortu, pastinya karena rasa sayang tanpa batas yang mereka miliki untuk “darah”nya.
- Keluarga, karena self belongingness berbasis kekerabatan yang dimiliki.
- Sahabat, atas kedekatan hati dan kesamaan visi hidup.
- Ustad, atas tanggung jawab dakwah dan konsekuensi sereligi.
- Jamaah, karena intensitas bertemu itu akan mengikat pada visi yang sama.
- Mentor, karena tanggung jawabnya untuk menularkan pengetahuan yang sama.
- Atasan/Guru/Dosen Kita, orang-orang yang memiliki jiwa mendidik dan membimbing.
- Orang-orang yg peduli, yang mungkin kita tidak duga kapan datangnya.
Mar
17
2010
Percaya diri adalah bagian dari alam bawah sadar dan tidak terpengaruh oleh argumentasi yang rasional. Ia hanya terpengaruh oleh hal-hal yang bersifat emosional dan perasaan. Maka untuk membangun percaya diri diperlukan alat yang sama, yaitu emosi, perasaan, dan imajinasi.
Emosi, perasaan dan imajinasi yang positif akan meningkatkan rasa percaya diri. Sebaliknya emosi, perasaan dan imajinasi yang negatif akan menurunkan rasa percaya diri. Bagaimana caranya supaya diri kita selalu dikelilingi oleh energi positif yang maksimum? Simak kiat-kiat berikut ini :
1. Menghilangkan pengaruh negatif.
Sejak lahir dan sepanjang hidup kita mengalami rangsangan positif dan negatif dari lingkungan silih berganti. Orang yang sepanjang hidupnya menerima rangsangan negatif relatif akan memiliki kadar percaya diri yang rendah. Rangsangan negatif dapat berasal dari lingkungan keluarga, masyarakat sekitar, kantor atau lingkungan pekerjaan, sekolah dan sebagainya.
Apabila kita terperangkap dalam suatu kondisi hubungan antar manusia yang sangat buruk, segera cari solusi. Cara pertama adalah dengan berdamai atau berkompromi dengan lingkungan. Terima kondisi dengan ikhlas. Tapi kalau tidak membawa hasil positif, lebih baik keluar saja dari lingkungan tersebut apapun resikonya.
2. Pengakuan dan Penghargaan
Pengakuan dan penghargaan orang lain terhadap keberadaan, perbuatan atau prestasi kita, akan sangat meningkatkan rasa percaya diri. Masalahnya tidak banyak orang lain yang melakukan hal itu. Hanya orang-orang positif yang mau melakukan hal itu.
Solusinya adalah bergabunglah dengan kelompok orang-orang yang positif. Cara lain, kita bisa memulai dengan melakukan pengakuan dan penghargaan pada diri kita sendiri. Sekecil apapun perbuatan positif yang kita lakukan, akui dalam diri kita, atau beri hadiah kecil-kecilan.
3. Pujian
Sama seperti halnya pengakuan, pujian dapat meningkatkan rasa percaya diri kita. Siapa yang tidak senang kalau ada yang memuji penampilan, kepintaran atau keahlian kita. Pujian pun jarang diberikan pada lingkungan orang yang mayoritas berpikiran negatif.
4. Memanjakan diri
Memanjakan diri itu penting dan perlu. Karena dengan begitu, kita akan merasa sebagai manusia yang berharga dan bisa menghargai orang lain.
5. Beranggapan baik terhadap diri sendiri
Ini cara yang paling mudah untuk meningkatkan percaya diri kita, karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
6. Dapatkan input positif melalui panca indra
Input positif dapat diperoleh lewat kisah-kisah heroik, kisah sukses, kisah yang motivatif dan emosional dari tokoh atau pebisnis yang sukses. Kisah-kisah tersebut dapat memotivasi kita untuk berpikir dan bertindak positif. Kita bisa mendapatkan input tersebut dari buku, kaset, dan tv.
7. Biasakan bersikap positif
Mulailah bersikap positif dari diri sendiri dengan melakukannya pada kehidupan sehari-hari. Pastikan memori kita hanya menyimpan peristiwa positif. Pandang orang lain secara imbang dengan diri kita. Selalu berbuat jujur. Dan tunjukan bahwa kita memang punya rasa percaya diri.
- Dirangkum dari harian Indo Pos.
Feb
19
2010
Banyak orang pintar (smart) di muka bumi ini, begitu pula banyak orang pandai (clever) dan cerdas (intelligence). Pintar bukan sekedar mampu melakukan sesuatu. Pintar mau dan mampu berbuat sesuatu. Cenderung kepintaran orang dikaitkan dengan ketrampilan atau kecakapan, baik verbal maupun nonverbal (teknis). Itulah kenapa ada orang mengatakan pintar bicara, pintar menulis, pintar merakit, atau juga pintar mengendarai, meskipun bisa juga dikaitkan dengan hal-hal yang berkonotasi negatif seperti pintar mencuri, pintar berbohong, dsb. Ada 4 jenis orang yang akhirnya bisa pintar atau akhirnya tampak pintar di bumi ini:
1. Orang (yang memang) pintar. Orang ini dari ’sono’nya memang diberi kelebihan di dalam kecerdasannya sehingga mampu mengolah data di otaknya untuk membuat sebuah ‘jalan keluar’ dan mampu ‘melakukan sesuatu’. Di sini pintar seakan terkait dengan genetika.
2. Pintar karena dipaksa pintar. Banyak sekali anak buah yang ‘terpaksa’ pintar untuk memenuhi tuntutan tugas atasannya. Atau juga mahasiswa yang akhirnya pintar karena dosennya menuntut suatu tugas dan bahkan sampai diawasi/dimonitoring pengerjaannya. Akhirnya dia bisa melakukan sesuatu, tapi tanpa orang lain tersebut, dia bisa kembali menjadi bodoh…
3. Pintar karena memaksa diri untuk pintar. Ada orang-orang yang ‘tanpa sengaja’ bertemu dengan orang-orang yang menginspirasi atau memberi ide padanya, namun kemudian memberi daya letup pada dirinya untuk berubah menjadi seperti yang diinginkan inspirator tersebut. Dia mau berubah dan mau berbuat sesuatu untuk dirinya sendiri tanpa paksaan orang lain, dan memiliki inner energy untuk berbuat. Orang seperti ini biasanya hidup dalam habit yang positif, atau dulu mungkin ketika kecil mendapat seni parenting yang motivatif. Hasilnya, orang ini selalu berusaha untuk pintar, meskipun secara genetik dia sebenarnya tidak terlahir dengan kecerdasan tinggi.
4. Sok pintar. Tipe ini banyak sekali di sekitar kita, tapi mereka kebanyakan (relatif) sukses juga, dibandingkan yang memilih diam dan mengalah. Mereka yang sok pintar akhirnya tertampak pintar do mata orang lain, dan itu sudah cukup untuk terlihat berbuat sesuatu dan berhasil. Namun, orang sok pintar hanya bertahan kepintarannya pada orang-orang baru, pada orang-orang lama yang makin mengenalnya dia menjadi tidak terlihat pintar juga akhirnya…
So, termasuk jenis yang manakah anda? atau, anda bukan termasuk orang-orang pintar?
Dec
19
2009
Anda ingin sukses? Sedikitnya ada lima hal dan satu kata kunci yang harus Anda miliki. Kelima hal itu adalah rasa optimis, memiliki tujuan hidup, mengomunikasikan diri, mempunyai kecintaan pada pekerjaan yang dilakukan dan kemampuan kerja. Sedangkan kata kuncinya adalah action. Untuk sukses kita membutuhkan lima hal.
Pertama, kita butuh sikap yang sangat positive dalam melihat hidup ini. Sikapkita harus selalu optimistis dan melihat kehidupan ini dari sisi yang baik. Kalau kita selalu bersikap pesimis, nerimo, sedih, sengsara, maka kita tidak akan pernah bisa mencapai sukses. Kita harus mempunyai sikap optimis dan percaya bahwa hidup ini akan selalu lebih baik.
Kedua, kita harus mempunyai tujuan bahwa kita mau apa. Kita harus tahu mau melakukan apa dan kemana akan pergi. Kalau kita selalu melakukan sesuatu hanya karena suruhan orang atau kewajiban, tetapi kita sendiri tidak mempunyai tujuan hidup, maka kita tidak akan menjadi besar.
Ketiga, harus dapat mengkomunikasikan diri kita. Baik mengkomunikasikan tujuan kita, mempengaruhi bawahan supaya bisa bekerja lebih baik, maupun mengkomunikasikan segala hal dengan para pemimpin kita. Kita harus mampu melakukan komunikasi yang baik dengan mereka. Baik dengan percakapan, bahasa isyarat, pekerjaan kita ataupun dengan hal-hal lainnya.
Keempat, harus mempunyai kecintaan terhadap pekerjaan yang kita lakukan. Kalau kita tidak mempunyai passion atau kecintaan terhadap pekerjaan, saya yakin tidak akan pernah ada kesuksesan dalam diri Anda dan pekerjaan yang Anda lakukan saat ini. Karena sukses hanya mungkin terjadi bila Anda mencintai apa yang Anda kerjakan saat ini.
Kelima, kita harus mempunyai kemampuan kerja. Kalaupun Anda sudah mempunyai keempatnya tetapi tidak mampu untuk melakukan pekerjaan itu, maka percuma saja. Kita harus mampu mengerjakan apa
yang dibutuhkan untuk mencapai sukses itu. Knowledge and skill harus selalu Anda bina. Tentu saja kata kuncinya adalah belajar lebih baik
dibandingkan ketika Anda mengerjakannya di masa lalu.
Kelima, hal ini adalah necessary but not sufition. Kelima hal itu
semuanya penting bagi Anda. Tetapi lima hal itu saja tidak cukup. Kalau belum cukup tentu saja Anda harus menambahkan kata action. Kalau Anda hanya mempunyai kelimanya tanpa dibarengi oleh action untuk mencapai tujuan yang diinginkan, maka sama saja dengan dengan bohong. Dan Anda tidak akan pernah mencapai tujuan itu.
Kelima hal tersebut dan dengan satu kata kunci action, maka di situlah akan tumbuh kesuksesan Anda. Demikain business wisdom hari ini. Semoga lima hal dan satu kata, yakni action ini mampu menggiring Anda menjadi orang-orang yang sukses.
Mohamad Yunus
Nov
19
2009
1. Selalulah aktif, bukan reaktif
Buatlah keputusan-keputusan aktif tentang bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda daripada reaktif terhadap setiap tuntutan yang Anda temui. Tentukan apa saja yang penting bagi Anda, dan katakan “tidak” terhadap segala sesuatu yang bertentangan.
3.Tentukan prioritas dalam tindakan Anda
Begitu Anda telah menentukan sasaran, Anda perlu menentukan prioritas tindakan guna mencapai sasaran2 itu. Kunci dalam menentukan prioritas adalah dengan mengidentifikasikan apa yang penting dari aktivitas Anda secara tepat dan menentukannya sebagai prioritas.
4. Pertahankan fokus Anda
Maksimalkan produktivitas Anda dengan berkonsentrasi pada satu proyek yang utama satu per satu. Setelah menentukan sasaran dan prioritas tindakan Anda, pantaulah perkembangannya hingga proyek itu selesai. Apa pun yang Anda lakukan, lakukanlah dengan seluruh kemampuan Anda.
5. Ciptakan tenggat waktu yang realistis
Tenggat waktu yang realistis dapat membantu Anda tetap fokus pada sasaran jangka panjang dan terutapa pada prioritas jangka pendek.
6.Lakukan sekarang (DO IT NOW)
D = Divide. Bagi menjadi tugas yang lebih kecil.
O = Organize. Aturlah bagaimana melakukannya.
I = Ignore. Abaikan gangguan yang mengalihkan perhatian.
T = Take. Ambil kesempatan mengetahui bagaimana melakukannya sendiri.
N = Now. Sekarang.
O = Opportunity. Ambil keuntungan dari kesempatan yang menguntungkan Anda.
W = Watch out. Waspada pada pemborosan waktu.
7. Seimbangkan hidup Anda.
Untuk menerapkan prinsip2 manajemen waktu yang kreatif ini tidak hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dalam gergaul dan beraktivitas mengisi waktu luang. Jadi seimbangkanlah hidup Anda seperti menciptakan waktu bagi diri sendiri, sahabat, saudara, dan yang lainnya. Sumber: http://www.informas i-seminar. com
Oct
22
2009
Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup”.Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?Belajarlah untuk berkata “Cukup”
Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.
Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata “cukup”. Kapankah kita bisa berkata cukup?
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
“Cukup” jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.
Sumber : Anonymous
Sep
15
2009
no cards
no gift
no angpau
no parsel
no sms
no call
no visit
just this picture represent everything
Selamat Idul Fitri,
Mohon Maaf Lahir Batin,
20 September 2009/1 Syawal 1430
Salam tulus,
Ugung DA Wibowo and Family (Dian, Ara & Opi’)
Aug
18
2009
Sumber: Unknown

ara
Ada banyak orang di seluruh dunia yang berurusan dengan stress dan depresi, atau paling tidak sedang berusaha menghadapinya. Ada banyak penyebab depresi dan ada berbagai solusi yang ditawarkan. Beberapa memang efektif, tapi kebanyakan tidak. Beberapa menolong secara sementara, tapi semua itu tidak akan pernah bisa secara permanen mengenyahkan siksaan depresi.
Tidak ada seorangpun yang kebal terhadap depresi atau efeknya yang melumpuhkan. Orang-orang dari berbagai profesi, dokter, pengacara, guru, ibu rumah tangga, janda, duda, anak muda, orang tua, lajang, semuanya pernah merasakan depresi, alasan mengapa banyak orang menderita depresi adalah karena mereka belum belajar untuk berurusan dengan kekecewaan, yang dengan mudah bisa memimpin kita menuju depresi, patah semangat, dan bahkan kehilangan harapan jika kita mengijinkannya tinggal terlalu lama.
Orang yang depresi mungkin merasa sedih dan bahkan tidak mau berbicara kepada siapapun atau pergi kemanapun, memilih untuk tinggal sendiri dengan pemikiran-pemikiran negatif dan sikap masam. Orang yang putus asa atau patah semangat, mempunyai gejala-gejala yang sama dengan orang yang depresi, tapi gejala-gejalanya lebih dalam, dengan pikiran yang murung dan hilangnya semangat. Mereka kehilangan semua keberanian, dan perasaan itu dengan cepat memimpin pada kehilangan harapan. Kehilangan harapan berbeda dari depresi atau putus asa. Orang-orang yang kehilangan harapan telah menyerah, mereka tidak mau melakukan apapun untuk menolong diri mereka sendiri. Merela tidak peduli pada apapun lagi, dan cenderung mudah mengembangkan kegusaran atau kemarahan, yang bahkan bisa menghasilkan tindakan kekerasan.
Dengan mengenali akibat-akibat yang menghancurkan dari proses itu, kita perlu mengerti pentingnya berurusan (dan sukses!) dengan kekecewaan dan depresi di tahap-tahap awal. Kabar baiknya adalah Allah SWT bisa menolong kita dalam menghadapinya dan kemudian mengatasinya jika kita meminta pertolonganNya.
Semua orang tahu bagaimana untuk tersenyum. Itu adalah salah satu hadiah terindah yang Allah SWT berikan pada kita. Sebuah senyuman membuat orang merasa baik, dan orang akan terlihat cantik saat mereka tersenyum. Saat sukacita dalam hidup Anda terlihat jelas, itu bisa menular ke orang lain. Tapi saat Anda menahan sukacita-Nya terkunci di dalam dan tidak mengijinkannya memancar keluar, Anda mengambil kesenangan dan pengalaman yang menyegarkan dari orang-orang di sekitar Anda.
Kebanyakan orang benar-benar tidak mengerti bagaimana mengekspresikan sukacita dapat mengubah keadaan mereka, dan bahkan mungkin kehidupan orang lain. Menjalani hidup Anda dengan sukacita dari Allah SWT akan menyingkirkan keadaan-keadaan yang negatif. kita tidak pernah menyangka bahwa tersenyum adalah sesuatu yang begitu serius. Mengekspresikan sukacita lewat senyuman membawa hal-hal yang baik ke dalam hidup Anda dan membagi sukacita dengan orang lain.