Sumber: Unknown 

ara

ara

Ada banyak orang di seluruh dunia yang berurusan dengan stress dan depresi, atau paling tidak sedang berusaha menghadapinya. Ada banyak penyebab depresi dan ada berbagai solusi yang ditawarkan. Beberapa memang efektif, tapi kebanyakan tidak. Beberapa menolong secara sementara, tapi semua itu tidak akan pernah bisa secara permanen mengenyahkan siksaan depresi.

Tidak ada seorangpun yang kebal terhadap depresi atau efeknya yang melumpuhkan. Orang-orang dari berbagai profesi, dokter, pengacara, guru, ibu rumah tangga, janda, duda, anak muda, orang tua, lajang, semuanya pernah merasakan depresi, alasan mengapa banyak orang menderita depresi adalah karena mereka belum belajar untuk berurusan dengan kekecewaan, yang dengan mudah bisa memimpin kita menuju depresi, patah semangat, dan bahkan kehilangan harapan jika kita mengijinkannya tinggal terlalu lama.

Orang yang depresi mungkin merasa sedih dan bahkan tidak mau berbicara kepada siapapun atau pergi kemanapun, memilih untuk tinggal sendiri dengan pemikiran-pemikiran negatif dan sikap masam. Orang yang putus asa atau patah semangat, mempunyai gejala-gejala yang sama dengan orang yang depresi, tapi gejala-gejalanya lebih dalam, dengan pikiran yang murung dan hilangnya semangat. Mereka kehilangan semua keberanian, dan perasaan itu dengan cepat memimpin pada kehilangan harapan. Kehilangan harapan berbeda dari depresi atau putus asa. Orang-orang yang kehilangan harapan telah menyerah, mereka tidak mau melakukan apapun untuk menolong diri mereka sendiri. Merela tidak peduli pada apapun lagi, dan cenderung mudah mengembangkan kegusaran atau kemarahan, yang bahkan bisa menghasilkan tindakan kekerasan.

Dengan mengenali akibat-akibat yang menghancurkan dari proses itu, kita perlu mengerti pentingnya berurusan (dan sukses!) dengan kekecewaan dan depresi di tahap-tahap awal. Kabar baiknya adalah Allah SWT bisa menolong kita dalam menghadapinya dan kemudian mengatasinya jika kita meminta pertolonganNya.

Semua orang tahu bagaimana untuk tersenyum. Itu adalah salah satu hadiah terindah yang Allah SWT berikan pada kita. Sebuah senyuman membuat orang merasa baik, dan orang akan terlihat cantik saat mereka tersenyum. Saat sukacita dalam hidup Anda terlihat jelas, itu bisa menular ke orang lain. Tapi saat Anda menahan sukacita-Nya terkunci di dalam dan tidak mengijinkannya memancar keluar, Anda mengambil kesenangan dan pengalaman yang menyegarkan dari orang-orang di sekitar Anda.

Kebanyakan orang benar-benar tidak mengerti bagaimana mengekspresikan sukacita dapat mengubah keadaan mereka, dan bahkan mungkin kehidupan orang lain. Menjalani hidup Anda dengan sukacita dari Allah SWT akan menyingkirkan keadaan-keadaan yang negatif. kita tidak pernah menyangka bahwa tersenyum adalah sesuatu yang begitu serius. Mengekspresikan sukacita lewat senyuman membawa hal-hal yang baik ke dalam hidup Anda dan membagi sukacita dengan orang lain.

3 Potensi Manusia

Author: ugung

gambar-lucu-1101975516Manusia memiliki 3 potensi yang luar biasa dan apabila disinergikan akan menghasilkan pribadi yang menawan & profesional.

 

 

1. Potensi Fisik
Manusia diciptakan Tuhan dengan sebaik-baiknya bentuk, memiliki jasad/tubuh dengan sistem super canggih. Kelenturan badan, kehebatan mata spt robin hood, kehebatan kaki spt David Beckham, kekuatan tangan spt Samson/Limbad, dsb. Tapi bila hanya potensi fisik yang diberdayakan maka tak ubahnya seperti hewan Elang yg memiliki mata yg tajam, badak punya tubuh lebih kuat dari manusia, preman yg tubuhnya kekar. Semoga dgn fisik yg sehat kita bisa lebih maksimal dlm berkarya.

2. Potensi Otak
Lagi ramainya kontradiksi LoA, yg memang memberdayakan Otak dengan seoptimal mungkin sehingga menarik tubuh untuk mewujudkannya. Manusia dpt dikatakan makhluk yg unik karena memang isi otaknya berbeda-beda. sehingga daya tangkap/nalar, proses berfikir pun bisa berbeda-beda (makanya ada kontra di sana-sini). Manusia yg memiliki otak pintar (IQ) akan terus berupaya mencari solusi, efektif, efisiensikah, dsb. Luar biasa otak para penemu spt Einstein, Thomas Alfa Edison, dll. sehingga memiliki kontribusi yg masih kita rasakan hingga kini. Semoga kita terus mengasah otak agar bisa memberikan jalan terbaik dari setiap masalah.

3. Potensi Hati
inilah yang sering dilupakan, banyak yg sibuk membicarakan daya kerja OTAK yg luar biasa tapi lupa bahwa hatinya kurang dibina/dikelola dengan baik, sehingga bila ada masalah yg datang respon yg timbul gondok, marah, sinis, benci. atau ketika menulis artikel di blog atau media massa lain merasa bahwa tulisan gue paling bagus sehingga timbul di hati ujub/bangga diri. Semoga dgn hati yg bersih diangkat derajat kita menjadi manusia yg mulia dan bijaksana.

Sebenarnya dari 3 potensi tsb Hatilah yg menentukan sesorang itu mulia atau tidak. Boleh jadi orang yg kuat fisiknya, cerdas otaknya tapi masih sinis sama org lain tidak mau menerima nasehat walaupun dr yg lebih muda, masih merendahkan orang lain, merasa diri paling benar dan hebat. Karenanya mari sama-sama kita sibukkan diri untuk membersihkan hati agar dapat mengarahkan fisik dan otak kita di jalan yg BENAR.

Temukan Nilai Diri Anda

Author: ugung

hidup-bahagiaTidak ada pohon mahal ketika masih berdiri tegak di tengah hutan.
Tidak ada air yang mahal ketika masih ada di pegunungan.
Dan tidak ada ikan yang mahal ketika masih berenang di lautan
(Aris Ahmad Jaya, ABCo)

Setiap individu memiliki bakat dan potensi yang berbeda dalam diri mereka. Seorang yang sukses adalah mereka yang mampu melihat bakat dan potensi yang dimilikinya serta mampu mengembangkan bakat dan potensinya tersebut.

Banyak orang yang memiliki bakat yang sangat hebat dalam dirinya, namun dia tidak mampu menemukan dan memanfaatkan dengan baik, bahkan dia bekerja tidak sesuai dengan potensinya, sehingga tidak ada prestasi besar yang dia torehkan. Sebaliknya jika ada seseorang yang memilki banyak kekurangan dalam dirinya, namun dia mampu segera menemukan potensi yang tersimpan dalam dirinya dan mampu mengembangkan dan memanfaatkannya dengan baik, maka tunggulah prestasi-prestasi besar yang akan terukir oleh kerjanya. Bukankah banyak orang-orang yang memiliki keterbatasan namun mampu menorehkan prestasi yang luar biasa?
Jangan paksakan diri anda untuk melakukan sesutu yang anda tidak bisa dan tidak memiliki bakat dibidang tersebut. Karena akan banyak energi yang terbuang sia-sia ketika anda melakukan sesuatu yang anda sendiri tidak memiliki potensi dibidang tersebut.

Seorang pemain sepakbola akan mampu menorehkan prestasi yang besar ketika dia berada dilapangan hijau, bukan ketika dia berada di sirkuit arena balap. Seorang ilmuwan akan lebih nyaman dan dapat menghasilkan karya besar ketika dia berada di laboratorium untuk melakukan penelitian, namun dia tidak akan menghasilkan karya besar jika berdiri di atas panggung untuk bernyanyi.
Begitu pun anda! Anda akan mampu menjadi seorang yang sukses jika anda bekerja sesuai dengan bakat dan potensi yang melekat dalam tubuh anda!

Kenalilah keterbatasan anda, ukurlah kapasitas anda, dan kesuksesan anda didalam hidup ini menjadi pasti.
(Allama Iqbal)

Langkah pertama yang harus anda lakukan agar bisa mengenal bakat, potensi, dan keinginan anda dengan baik adalah dengan menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini ketika anda berada dalam suasana santai, dan jawablah dengan jujur.
o Apa yang mendorong saya untuk bekerja
o Apa kelebihan yang saya miliki
o Apa kekurangan yang saya miliki
o Apakah kebutuhan dan nilai-nilai yang saya miliki
o Pekerjaan apa saja yang membuat saya merasa senang
o Prestasi apa saja yang pernah saya raih

Selamat berjuang

Sumber artikel: febriya fajri

Sunset Opening

Author: ugung

     selalu ada fajar                                  di saat kita memulai spirit                 membuka lembaran baru

     selalu ada senja                                di saat kita penat dan lelah               merenungi hari

     silih berganti                                       berputar                                                 tanpa peduli

Lecturer & Softskills Trainer

UGUNG DWI ARIO WIBOWO, PSI. Lecturer & Softskills Trainer

Introduce my self…

Ugung Dwi Ario Wibowo, psikolog

We gotta!!!